Sabtu, 11 Desember 2010

Pengaruh Internet terhadap Prestasi Belajar Siswa

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan faktor utama dalam membentuk baik buruknya pribadi manusia secara normatif. Pendidikan yang diperoleh anak tidak hanya di sekolah akan tetapi bisa dilakukan di luar sekolah seperti di perpustakaan dan di warung internet, karena tempat tersebut bisa dijadikan sebagai tempat untuk mencari sumber belajar yang berperan atau berpengaruh terhadap keberhasilan prestasi siswa.
Pendidikan dalam Islam mempunyai dasar yang salah satunya adalah Al Qur’an. Al Qur’an telah menjelaskan mengenai iptek antara lain dalam surat Ar Rahman: 33.
                 
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan/Ilmu Pengetahuan (Al Quran dan Terjemahnya, As Syifa: Semarang, 2001: 1432).

Disamping itu secara simbolis Allah juga telah menjabarkan berbagai model teknologi pembuatan pesawat terbang dengan meniru pola rancang bangun struktur burung di angkasa. Bahkan para pembaharu Islam seperti Al Afghani dan Abduh menyatakan bahwa situasi terbelakang yang terjadi pada umat Islam saat ini karena ketinggalan dalam bidang ilmu pengetahuan (Mansur Isna, 2001: 35).
Berkembangnya zaman, ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat. Jika kita melihat manusia zaman dulu dengan sekarang, fasilitas hidup yang tersedia jauh lebih mudah, lebih gampang di zaman sekarang ini. Dalam bentuk transportasi, kita tinggal memilih, yang cepat, sedang atau sangat cepat sudah tersedia. Ingin berkomunikasi setiap saat, jauh ataupun dekat tinggal tekan. Kebutuhan sandang atau papan sudah tidak bingung lagi. Intinya dari bangun tidur sampai mau tidur lagi kita dimanjakan dengan fasilitas teknologi.
Perkembangan teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir meningkat pesat. Kemajuan ini tercermin dari semakin banyaknya jumlah pengguna saluran informasi global Internet, jumlah web server, maupun jumlah komputer host di seluruh dunia yang tergabung dalam jaringan komputer atau network, sehingga sangat berpengaruh sekali dalam segala bidang seperti bisnis dan pendidikan (Bachtiar Anwar, 1999: 1).
Kemajuan Iptek dapat membawa kemanfaatan bagi manusia dalam dunia pendidikan antara lain untuk pembelajaran jarak jauh, perbaikan cara belajar, peningkatan motivasi, penelusuran informasi, pembelajaran dengan bantuan Internet, serta mengolah administrasi. Adapun dampak negatif teknologi informasi itu antara lain: munculnya kemerosotan moral, perubahan nilai, tindakan kriminal (Mansur Isna, 2001: 45).
Kecanggihan teknologi informasi seperti internet, harus benar-benar dimanfaatkan dan digunakan sebagai layanan penunjang dalam proses pembelajaran secara baik oleh siswa. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau Internet dengan sangat cepat dan tepat (Eko Priyo Utomo, 2009 : 7).
Penguasaan terhadap teknologi dan informasi yang serba canggih, merupakan suatu perkara yang sangat penting untuk dikuasai oleh siswa. Penguasaan terhadap teknologi dan informasi harus menjadi pondasi dasar untuk menguasai llmu pengetahuan lainnya di era Globalisasi. Tetapi itu semua tidak cukup kalau sekiranya siswa hanya memiliki pemahaman yang sempit dalam memfungsikannya karena hal ini akan membawa kepada perilaku yang tidak sewajarnya tetapi wawasan terhadap teknologi dan informasi harus dihiasi dengan kesadaran akan fungsi utamanya sebagai instrumen penunjang pembelajaran dan mengintegrasikannya dengan perilaku positif yang membudaya.
Siswa yang menguasai teknologi seperti internet bukan satu-satunya faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar melainkan ada faktor lain seperti teks buku pelajaran yang dibaca juga dapat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas pembelajaran antara lain disebabkan belum dimanfaatkannya sumber belajar.
Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sekaligus sebagai media pembelajaran adalah buku. Buku yang digunakan sebagai sumber belajar utama dalam pembelajaran suatu bidang studi disebut buku teks atau buku pelajaran atau dapat pula disebut sebagai buku teks pelajaran.
Dalam kegiatan belajar di sekolah, siswa harus membiasakan diri dengan cara baru dalam mengikuti pendidikan. Siswa harus bisa mencari sendiri bagaimana caranya untuk menyerap apa yang disampaikan oleh guru. Membaca berbagai buku literatur yang berkaitan dengan topik yang disampaikan oleh guru akan memberikan pemahaman yang komprehensif dan memperluas wawasan. Membaca tidak hanya sekedar membunyikan lambang-lambang bunyibahasa yang tertulis. Membaca adalah aktivitas yang komplek dengan mengarahkan sejumlah besar tindakan yang terpisah-pisah (Soedarso,1996 : 4).
Tarigan (1994 : 7) mengatakan bahwa membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa tulis.Performasi dan kemampuan membaca dilatar belakangi pengalaman dan ketrampilan-ketrampilan yang diperoleh sebelumnya. Sehingga dari sisi linguistik, membaca adalah suatu proses penyendian kembali dan pembacaan sendi (A recording and decoding process).
Selain membaca buku, siswa juga harus berupaya untuk bertintegrasi dengan teknologi. Teknologi informasi sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan komunikasi membuat perubahan dalam melakukan sesuatu termasuk cara dalam mengidentifikasi dan mendapatkan informasi.
Sumber daya informasi web atau internet tumbuh dan berkembang bahkan dalam jenis tertentu melebihi jumlah yang berhasil dikumpulkan oleh perpustakaan bentuk fisik (Siregar, 1999: 1).
Pesatnya perkembangan kuantitas pengguna internet juga turut meningkatkan nilai manfaat dari internet itu sendiri. Namun sayangnya masih banyak dari pengguna internet yang belum memanfaatkan internet dalam mendukung pendidikan mereka, sebagai salah satu layanan temu balik informasi.
Dilatar belakangi pemikiran tersebut, dan sehubungan dengan semakin banyaknya pengguna dan penyedia jasa Internet serta banyaknya buku pelajaran yang beredar, maka timbul minat dari penulis untuk meneliti: apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pemanfaatan Internet dan teks buku pelajaran terhadap prestasi belajar siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor yang diprediksi berpengaruh terhadap prestasi belajar anak, yaitu variabel Internet dan teks buku pelajaran terhadap prestasi siswa. Hal ini didasarkan asumsi bahwa siswa yang bisa teknologi semacam Internet serta mau membaca buku pelajaran akan memiliki tingkat pengetahuan yang lebih tinggi sehingga prestasi yang dicapai akan berbeda dibandingkan dengan siswa lainya.
B. Identifikasi Masalah
Berkembangnya teknologi informasi menyebabkan tumbuhnya industri telekomunikasi, transportasi, travel dan turisme. Berbagai penemuan dalam bidang telekomunikasi yang mencakup telepon, televisi, komputer dan elektronik konsumen semakin canggih, misalnya faksimili, e mail dan Internet.
Teknologi secara etimologi berasal dari kata techno dan logos. Techno berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu obyek atau kecakapan tertentu, sedangkan logos mempunyai arti tata pikir. Adapun secara terminologi teknologi diartikan sebagai kemampuan manusia untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan alam guna kepentingan hidupnya (Masur Isna, 2001: 42).
Seiring dengan perkembangan di era Globalisasi saat ini, masyarakat dunia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya sudah memasuki masyarakat informasi yang merupakan kelanjutan dari masyarakat modern. Masyarakat informasi yang ditinjau dari penguasaan terhadap teknologi, imajinatif, memudahkan sesuatu hal yang sulit, menginstankan suatu pekerjaan. Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta merambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Pada prinsipnya teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu.
Itulah ciri utama dari era Globalisasi dilihat dari kemajuan ilmu pengetahuan terutamanya teknologi dibidang informasi, yang telah menggiring umat manusia menjadi suatu kesatuan, diantaranya yang sudah tidak asing lagi bagi kita yakni: TV, Hand Phone dan Internet. Inilah yang menyajikan kepada kita kekuatan daya imajinasi pada teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya informasi dalam kualitas yang hampir sempurna dalam waktu yang sangat cepat.
Perkembangan Internet yang begitu cepat telah mengubah banyak aspek dalam proses komunikasi data komputer, setelah jaringan internet barubah menjadi jaringan global, banyak aplikasi baru berkembang untuk menunjang keefektifan dan kefleksibelan lintas data dalam jaringan internet, dan Internet berubah menjadi topik yang selalu up to date untuk dibicarakan pada tingkat riset dan materi perkuliahan di perguruan tinggi diseluruh dunia.
Perubahan yang amat pesat ini akhirnya mengubah pola pemafaatan internet oleh perguruan tinggi, yang semula hanya digunakan untuk riset, menjadi sarana untuk mempublikasikan hasil riset tersebut, dan akhirnya bagaimana memanfaatkan jaringan ini sebagai sarana dalam proses pendidikan. Ide-ide tentang pemanfaatan jaringan global ini sebagai sarana pengajaran telah melahirkan banyak hal, yang semula hanya berupa CBT (Computer-Based Training) menjadi WBT (Web-Based Training).
Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu proses komunikasi informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan, yang memiliki unsur pendidik sebagai sumber informasi, media sebagai sarana penyajian ide, gagasan dan materi pendidikan serta peserta didik itu sendiri.
Beberapa bagian unsur ini mendapat sentuhan media teknologi informasi, sehingga mencetuskan lahirnya ide tentang e-learning. E-Learning berarti pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika, khususnya perangkat komputer. Karena itu e-learning sering juga disebut on-line course. Dalam berbagai literature e-learning tidak dapat dilepaskan dari jaringan Internet, karena media ini yang dijadikan sarana untuk penyajian ide dan gagasan pembelajaran.
Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas pembelajaran antara lain disebabkan belum dimanfaatkannya sumber belajar secara maksimal. Sumber belajar yang dapat berasal dari manusia, bahan, lingkungan, alat dan peralatan, serta aktivitas seharusnya dapat memberikan kemudahan kepada peserta didik dalam memperoleh sejumlah informasi, pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan dalam proses belajar mengajar.
Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sekaligus sebagai media pembelajaran adalah buku. Buku yang digunakan sebagai sumber belajar utama dalam pembelajaran suatu bidang studi disebut buku teks atau buku pelajaran atau dapat pula disebut sebagai buku teks pelajaran.
Buku Teks memiliki fungsi istimewa dalam pembelajaran karena buku teks menyajikan fungsi pokok masalah, mencerminkan sudut pandang, menyediakan sumber yang teratur, menyajikan bahan remedial dan evaluasi, menyajikan gambar, serta menyediakan aneka metode dan sarana pembelajaran. Buku teks pelajaran dapat berfungsi sebagai sumber sekaligus media pembelajaran.
Fungsi tersebut secara maksimal dapat diperoleh bila buku teks pelajaran memiliki kualitas yang baik. Meskipun mampu menjadi sumber informasi yang abadi namun buku teks pelajaran memiliki beberapa keterbatasan antara lain tidak mengajar (don’t teach) dan isinya dipadu secara artificial. Selain itu keterbatasan ruang yang dimiliki menyebabkan latihan dan tugas tidak memadai, sarana-sarana pengajaran amat kurang, dan bantuan evaluasi hanya bersifat sugestif.

C. Rumusan Masalah
Berawal dari latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas maka, penulis akan merumuskan permasalahanya guna memudahkan dalam penelitian.
Adapun rumusan masalah tersebut adalah sebagai berikut :
1. Adakah pengaruh pemanfaatan Internet terhadap prestasi siswa MTs Tholabuddin Masin Warungasem Batang.
2. Adakah Pengaruh pemanfaatan teks buku pelajaran terhadap prestasi siswa MTs Tholabuddin Masin Warungasem Batang.
3. Adakah pengaruh pemanfaatan Internet dan teks buku pelajaran secara bersama-sama terhadap prestasi siswa MTs Tholabuddin Masin Warungasem Batang.

D. Pembatasan Masalah.
Penelitian ini membahas pengaruh pemanfaatan Internet dan teks buku pelajaran terhadap prestasi siswa MTs Tholabuddin Masin Warungasem Batang.
Untuk menghindari adanya salah penafsiran dalam memahami judul tersebut maka peneliti perlu menjelaskan istilah-istilah dalam judul yang dianggap penting.
1. Pengaruh.
Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang, benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1994: 747).
2. Pemanfaatan Internet.
Internet secara sederhana dapat diartikan jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri (Yulianto, 1996: 1).
Dalam penelitian ini yang diteliti bukan Internet dalam arti jaringan komputernya melainkan aktifitas siswa dalam memanfaatkan Internet di MTs Tholabuddin Masin.
3. Pemanfaatan Teks buku pelajaran
Buku teks merupakan terjemahan dari text book dalam bahasa Inggris. Tarigan dan Djago Tarigan (1990:13) mendefinisikan buku teks sebagai buku pelajaran dalam bidang studi tertentu yang merupakan buku standar yang disusun oleh pakar dalam bidang itu untuk maksud-maksud dan tujuan instruksional yang dilengkapi dengan sarana-sarana pengajaran yang serasi dan mudah dipahami oleh para pemakai di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi sehingga dapat menunjang suatu program pengajaran.
Dalam penelitian ini yang dimaksud teks bacaan adalah buku-buku pelajaran yang digunakan di sekolah sebagai bahan pembelajaran siswa. Akan tetapi yang diteliti bukan teks bacaanya melainkan aktifitas siswa dalam membaca dan memahami buku bacaan.
4. Prestasi Belajar Siswa
Prestasi yang dimaksud adalah prestasi belajar. Menurut Sudjana (2001: 15) mengartikan prestasi belajar sebagai hasil belajar yang berupa kemampuan kognitif atau perubahan kemampuan siswa setelah mengalami proses belajar dalam waktu tertentu. Sedangkan Mulyasa (2004: 39) menyatakan bahwa hasil belajar dapat diukur dari kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor.
Prestasi belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil belajar yang berupa kemampuan kognitif siswa setelah mengalami proses belajar mengajar yang berupa nilai rata-rata raport.
Siswa atau peserta didik dalam istilah Undang-undang Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 diartikan sebagai anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu (2006: 46). Dalam penelitian ini yang dimaksud siswa adalah siswa-siswi pada MTs Tholabuddin Masin Warungasem Batang yakni kelas IX.
5. MTs Tholabuddin Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang
MTs Tholabuddin Masin Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang adalah lembaga pendidikan formal setara SMP yang bernaung pada Departemen Agama Kabupaten Batang yang digunakan sebagai tempat penelitian.

E. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji:
1. Adakah pengaruh pemanfaatan Internet terhadap prestasi siswa.
2. Adakah pengaruh pemanfaatan teks buku pelajaran terhadap prestasi siswa.
3. Adakah pengaruh pemanfaatan Internet dan teks buku pelajaran secara bersama-sama terhadap prestasi siswa.

F. Manfaat Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian di atas, dapat diperoleh manfaat atau pentingnya penelitian. Adapun manfaat penelitian ini adalah :
1. Manfaat Teoritis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama yang berhubungan dengan Internet dan pengaruhnya terhadap prestasi. Selain itu juga dapat memberi pemahaman psikologis terhadap guru-guru dalam pemanfaatan Internet agar lebih terkontrol.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi Peneliti
Untuk menambah pengetahuan dan berbagai sarana untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah terhadap masalah nyata yang dihadapi oleh dunia pendidikan yaitu Internet.
b. Bagi Sekolah
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pada pihak sekolah, yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memacu belajar siswa dalam meningkatkan hasil prestasi yang lebih baik.
c. Bagi Pengembangan Keilmuwan
Dapat digunakan sebagai bahan untuk mengembangkan pengetahuan serta bahan perbandingan bagi pembaca yang akan melakukan penelitian.



G. Sistematika Penulisan
Sistematika dimaksudkan sebagai gambaran umum yang akan menjadi pembahasan tesis ini, sehingga antara bagian yang satu dengan yang lainya saling berkaitan dan menjadi satu kesatuan yang utuh.
Secara keseluruhan, tesis ini terdiri atas lima bab, dengan sistematika penulisan sebagai berikut :
Bab I, merupakan bab pendahuluan. Bab ini merupakan landasan yang menghantarkan pada bab-bab selanjutnya terdiri dari latar belakang masalah, identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuaan penelitian, pembatasan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan.
Bab II, menguraikan tentang landasan teori berisi diskripsi teori pemanfaatan Internet, teks buku pelajaran dan prestasi serta pengajuan hipotesis, kerangka berfikir dan hipotesis penelitian.
Bab III, menguraikan tentang metode penelitian yang meliputi: rancangan penelitian, populasi dan sampel, sumber data, variabel dan instrument serta analisis data.
Bab IV, berisi tentang hasil penelitian yang terdiri dari diskripsi singkat lokasi penelitian dan data hasil penelitian, pengujian persyaratan analisis, pengujian hipotesis, dan pembahasan hasil penelitian.
Bab V, adalah penutup terdiri dari kesimpulan, saran-saran dan kata penutup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar